Putri Yuniarti

  • Serat
    Puisi

    Akar

    Oleh: Putri Yuniarti Sulur mengulur menyentuh lembah Hidup menjalar melewati waktu Angkasa terbentang, katanya menghadap Tuhan Waktu berjalan menggapai bintang…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Puisi

    Kulit

    Oleh: Putri Yuniarti Pencakar? Buatlah mesin pencakar langit. Untuk mengganjalkan pikiranmu, sampai kehilangan selera humor Ohh, epidermis! Jelas terlihat di…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Sastra

    Kumbang

    Oleh: Putri Yuniarti Menari di atas pelangi seperti yang banyak dikata orang Penantang, terlentang di antara bunga di tanah lapang…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Sastra

    Buah

    Oleh: Putri Yunarti Mengusik-usik siapa tahu dapat simpadan Eh, simpadan atau sepadan? Yang ditunggu telah datang, semua seolah tak bernyali…

    Baca lebih lanjut »
  • Gelaran
    Kabupaten Semarang

    Sindek Bunga Emas

    Sebelum pergi, Mbah Dakun, juru kunci Sendang Gayor berpesan kepada masyarakat Bungas tentang, Ayem Tentrem lan Murah Rejeki. Hingga sekarang,…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Mimpi

    Meminta Sebuah Mimpi

    Melihat barang tentu kau pasti tahu, mempraktikan kau juga pasti bisa, atau mendengar belum tentu kau akan selalu ingat. Ibarat…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Puisi

    Bunga

    Oleh: Putri Yuniarti Waktu kian menyuguhkan yang terbaik Bergantung tentang sebuah pertanyaan tentu semakin menggelitik Hujan mulai turun rintik-rintik Tapi…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Puisi

    Kupu-Kupu

    Oleh: Putri Yuniarti Terlelap dalam balutan hangat sebuah pilu yang mulai menjamur Bersusah hati melempar tangga Menuju jalan angan sejuta…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Sastra

    Kelopak

    Oleh: Putri Yuniarti Aku mengambil sepal untuk mengganjal mulut Tak jua berhenti kata-kata ini keluar Walau lidah mulai kelu nan…

    Baca lebih lanjut »
  • Serat
    Puisi

    Putik

    Oleh: Putri Yuniarti Genesium sudah hampir meniti kehidupan Antar-antar ke penghujung sudut tempat, yang tak tepat! Kau buka-tutup pintu, agar…

    Baca lebih lanjut »
Close
Close