Seni dan Budaya

“Baju Bulan”, Nyanyian Oppie Andaresta Untuk Puisi Joko Pinurbo

Menyanyikan dan mengaransemen puisi karya Joko Pinurbo merupakan pengalaman yang amat menyenangkan bagi Oppie Andaresta. Ia menemukan rasa, sekaligus makna yang begitu dalam di tiap kata-katanya.

Galih Agus Saputra

Galeri Indonesia Kaya persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menampilkan ragam pertunjukan akhir pekan, yang mengangkat tema ‘Inspirasi Seni Nusantara’. Sore itu (27/10), penikmat seni yang hadir di Auditorium Galeri Indonesia Kaya dihibur dengan penampilan penyanyi, pencipta lagu, sekaligus produser musik Oppie Andaresta dalam pementasan berjudul “Nyanyian Puisi Joko Pinurbo”. Dalam pementasan berdurasi  60 menit itu, Oppie juga berkolaborasi dengan Aktris Teater, Sha Ine Febriyanti, dan Pengamat sekaligus Pelaku seni, Indah Ariani.

Sebagai salah satu sastrawan Indonesia dengan segudang karya, Joko Pinurbo atau yang juga akrab disapa Jokpin itu, dewasa ini telah banyak menginspirasi masyarakat Indonesia dengan puisi-puisinya. Puisi Joko Pinurbo banyak bercerita tentang kehidupan sehari-hari, hingga segala macam hal yang tak pernah terpikirkan oleh siapa saja.

Puisi
Joko Pinurbo saat menghadiri pementasan “Nyanyian Puisi Joko Pinurbo” di Galeri Indonesia Kaya (Foto: Dok. Galeri Indonesia Kaya).

“Karya-karya Joko Pinurbo menorehkan gaya dan warna tersendiri dalam dunia puisi Indonesia. Oppie Andaresta merupakan salah satu seniman yang mengagumi karyanya, dan telah meluncurkan album Baju Bulan yang berisikan nyanyian dari karya-karya puisi Joko Pinurbo. Bersama Sha Ine Febriyanti dan Indah Ariani, semoga pertunjukan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk mempelajari, mencintai dan membuat karya sastra,” tutur Direktur Program Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian.

Dalam pementasan “Nyanyian Puisi Joko Pinurbo”, Oppie menyanyikan puisi Joko Pinurbo seperti Kepada Uang, Pacar Kecilku, Sungai, Bulu Matamu Padang Ilalang dan Malam Ini Aku Akan Tidur Di Matamu. Penampilannya dipadukan dengan aransemen yang apik dan menyentuh, berupa hasil kolaborasi Oppie dengan musisi Windy Setiadi. Tak hanya itu, kolaborasi pembacaan puisi berjudul Baju Bulan bersama Ine Febriyanti, dan Hati Jogja bersama Indah Ariani semakin memberi warna dalam pementasan.

Menyanyikan dan mengaransemen karya puisi menjadi sebuah lagu, hingga kemudian mengemasnya ke dalam sebuah album rekaman menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi Oppie. ”Saya merasakan dan menemukan makna-makna mendalam dari puisi-puisi yang diciptakan oleh Joko Pinurbo. Berangkat dari dasar tersebut, persembahan kolaborasi saya bersama Ine Febriyanti dan Indah Ariani sore ini, merupakan wujud kekaguman kami terhadap sosok Joko Pinurbo yang telah menciptakan karya-karya puisi yang begitu menginspirasi. Bisa menampilan karya beliau ke hadapannya langsung juga merupakan sebuah pengalaman yang berharga dan sangat menyenangkan,” jelas Oppie.

Pementasan sore itu juga memberikan kesan tersendiri bagi Joko Pinurbo yang hadir menyaksikan secara langsung. “Saya sungguh tidak menyangka puisi karya saya dapat dikemas dalam sebuah pementasan yang menarik dan unik. Penampilan Oppie Andaresta, Ine Febriyanti dan Indah Ariani memberikan variasi dalam menginterpretasi karya saya sehingga dapat memancing perhatian orang untuk mengeksplorasi puisi Indonesia lebih luas dan jauh lagi,” ujar sastrawan kelahiran Sukabumi, 11 Mei 1962 itu.

Oppie sendiri merupakan penyanyi, pencipta lagu, dan produser musik yang sampai saat ini sudah menghasilkan 10 album rekaman. Karyanya diakui dan jadi pembicaraan para kritikus, sekaligus pendengar musik Indonesia. Oppie dianggap berpengaruh khususnya dalam gambaran musisi perempuan Indonesia. Lirik lagunya selalu membawa pesan tentang kehidupan sosial, perempuan, alam, dan juga cinta dengan balutan musik pop balada blues.

Redaktur: Aleixo Alberto Cesar.

Facebook Comments
Tag

Galih Agus Saputra

What you can do is just control the ship, not the ocean!

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close