Puisi

Blarak Tua Yang Terinjak

Oleh: Ki Djoko Poetjoeng

Cucuku, bergeserlah lebih ke arahku yang hadir jauh sebelum dirimu. Pada tempat yang kau injak saat ini.

Dengarlah, sama sepertimu, saat aku seumurmu, begitulah kalimat kakekku. Pada tempat yang kau injak saat ini.

Bahwa, tiada yang lebih membahagiakan bagi para pendahulu-pendahulunya, melihatmu tegap berbinar meskipun hanya untuk sebuah bisikan tentang diri dan kehidupan mereka, tentang karya dan harapan mereka, tentang Kasih dan Sucinya Sang Pencipta. Pada tempat yang kau injak saat ini.

Heninglah, untuk semua yang telah mereka hayati melalui alam dan perasaan melalui perjuangan dan keprihatinan. Pada tempat yang kau injak saat ini.

Juga rasakan, arti dari tanah, air, angin dan api yang sering terlupakan manusia saat ini atau hanya menjadi hiasan kehidupan. Pada tempat yang kau injak saat ini

Cucuku, simpanlah pesanku ini padamu. Jadikan pesanmu pada cucumu. Agar menjadi pagar bagi para tamu-tamu. Pada tempat yang kau injak saat ini.

Ferrara, Itali, 2013

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close