Puisi

Daun

Oleh: Putri Yuniarti

Waktu terus berputar dan terus terbagi
Lawak-lawak kehidupan gemerlap
Lahir dengan cahaya penuh
Dengan dorongan doa dan harapan menjadi pelangi
Sungguh tiada lara yang mampu menghapus lukanya sendiri
Memberhentikan potongan-potongan apas
Untuk sesuatu hal yang dinanti

Menunggu saatnya gugur menjalani kodrat alam
Tiba datangnya waktu memberi isyarat yang baik
Saatnya merayakan kemenangan
Menjelaskan kepada dua belah pihak pemangku kehidupan
Tentang daun yang bergoyang diterpa angin
Pertanyaan?

Sanubari dan kalbu adalah jawaban serta lainnya adalah pendamping
Diperjelas!
Daun yang hijau takkan setangkas bunglon, merubah warna seiring posisinya
Menjatuhkan diri sesuai jalannya
Mengelabui sesuai kemauannya
Selincah apa yang dibuat tak akan mengganti yang ditinggal
Setelahnya tak berguna penjelasan bagi yang telah nyata di depan mata
Seperti petunjuk yang tak akan selalu tepat menunjukkan tempat

Bungas, 5 Maret 2018

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close