Kuliner

Gethuk Satu Rasa, Populer karena Ketek

Getuk merupakan penganan yang dibuat dari singkong atau ketela. Kanca dhahar, barang kali juga sudah tidak asing lagi dengan kudapan yang ditumbuk bersama gula dan kelapa itu. Lalu, bila bertanya soal getuk asal Salatiga, mungkin Gethuk Kethek adalah salah satu jawabannya.

Alexio Alberto Cesar

Gethuk Kethek merupakan nama populer dari Gethuk Satu Rasa. Nama Satu Rasa tidak begitu terkenal, dan malah nama Gethuk Kethek yang lebih melekat di ingatan penikmatnya. “Saat orang bertanya, dimana tempat orang yang jualan getuk? Orang selalu berkata, sing ana kethek’e (baca: yang ada keteknya –red). Ketek itu kemudian menjadi petunjuk, dan kira-kira begitulah awal mulanya kenapa Gethuk Kethek jauh lebih dikenal daripada nama aslinya,” terang Penglelola Gethuk Satu Rasa generasi pertama, Sugiarto saat ditemui di warungnya, di Salatiga, (31/7).

Kethek merupakan Bahasa Jawa yang artinya Ketek atau Kera. Pemilik usaha Gethuk Satu Rasa memang memelihara Kera, tapi tidak pernah menyangka hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kudapan yang diproduksinya. Di luar kotak kemasan Gethuk Satu Rasa, terdapat foto Kera yang tidak lain adalah peliharaannya. “Dulu itu ada orang yang memberi, lalu kita rawat sampai sekarang. Dan, nama Satu Rasa, dipilih karena kami membuat hanya satu rasa saja dan tidak ada rasa yang lain,” terang Sugiarto.

Sugiarto menjelaskan Gethuk Satu Rasa berawal dari jualan Ibunya, Suwarni. “Dulu, Ibu berjualan sambil keliling, hingga akhirnya memutuskan untuk tidak keliling dan membuat getuk di rumah saja,” imbuhnya.

Menjaga Resep Orang Tua

Gethuk Satu Rasa berada di Jalan Argo Tunggal No. 9, Argomulyo, Salatiga, Jawa Tengah. Pembeli biasa menjangkaunya dengan masuk gang sejauh 100 meter, di timur pertigaan ABC, Salatiga. Dalam sehari, Gethuk Satu Rasa menghabiskan satu kuintal ketela untuk produksinya. “Kami menjualnya pagi, dan sore,” tutur Sugiarto.

Sugiarto menerangkan Gethuk Satu Rasa tidak menggunakan olahan kimia, dan pembuatannya menggunakan bahan alami. Karena tidak mengandung bahan kimia atau pengawet, Gethuk Satu Rasa hanya bertahan kurang lebih lima jam saja.

Gethuk Kethek atau Gethek Satu Rasa saat ini juga telah membuka cabang di Unggaran. Letaknya di Jalan Sembungan Utara No. 1, atau di belakang kantor Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Ungaran. Cabang itu dikelola Munhardi dan Andri, yang kebetulan masih saudara kandung Sugiarto. Di sana, mereka tetap mengusung resep orang tua, dengan cita rasa yang sama.•

Redaktur: Galih Agus Saputra

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close