Wisata

Jembatan Sawah Lemah Ijo

Jembatan Sawah Lemah Ijo merupakan obyek wisata baru di Kabupaten Semarang. Meski masih dalam tahap pengembangan, sudah banyak pengunjung yang berdatangan.  

Wahyu Turi

Aslo berkunjung ke Jembatan Sawah Lemah Ijo di Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu, (11/7). Dari kejauhan tampak beberapa remaja sedang berjalan melewati jembatan di sawah yang terbuat dari bambu, sembari menikmati suasana alam sekitar. Ketika memasuki lokasi wisata, beberapa pengunjung juga tampak sedang asyik mengabadikan momen di beberapa titik yang sengaja dibuat untuk swafoto.

Ada juga beberapat tempat di Jembatan Sawah Lemah Ijo yang didirikan untuk menyediakan makanan dan minuman bagi pengunjung. Pemandangan alam merupakan atraksi utama yang disuguhkan obyek wisata tersebut. Di sana, pengunjung dapat melihat lanskap sawah atau bukit yang tampak hijau dan asri sejauh mata memandang. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat Rawa Pening, maupun Kota Salatiga dari kejauhan. Kala senja, pemandangan tambah luar biasa.

Belum lama dibuka

Nama Jembatan Sawah Lemah Ijo dipilih karena memang letaknya berada di tengah sawah. Obyek wisata itu dimiliki Sekretaris Desa Gedong, Heru Setiawan yang dalam pengelolaannya dilakukan bersama dengan masyarakat Gedong. Meskipun belum lama dibuka, Jembatan Sawah Lemah Ijo sudah menjual kurang lebih 300 tiket. Wisatawan cukup membayar Rp. 5.000,00 per tiket untuk berkunjung ke sana.

“Wisata ini dibuka dua hari setelah lebaran, tepatnya pada Minggu, 20 Juni 2018. Sebenarnya tempat ini belum resmi dibuka, namun sengaja kita buka untuk melihat pangsa pasar, sekaligus jadi tempat wisata sewaktu libur lebaran,” tutur Heru.

Lemah Ijo aslo.co
Lanskap obyek wisata Jembatan Sawah Lemah Ijo (Foto: Wahyu Turi).

Heru mengakui bahwa proses penggarapan Jembatan Sawah Lemah Ijo belum sepenuhnya selesai. Masih ada bagian lain yang perlu dikembangkan untuk melengkapi lokasi wisata yang menggunakan kurang-lebih 5.000 m2 area persawahan itu.

Heru berharap objek wisata tersebut dapat diresmikan bertepatan dengan HUT RI tahun ini. “Objek wisata ini ramai dikunjungi oleh anak muda pada pagi dan sore hari. Ke depannya akan ditambah wisata edukasi bagi para pengunjung, terutama anak-anak,” tambah Heru, di akhir cerita.•

Redaktur: Alexio Alberto Cesar

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close