Puisi

Kupu-Kupu

Oleh: Putri Yuniarti

Terlelap dalam balutan hangat sebuah pilu yang mulai menjamur
Bersusah hati melempar tangga
Menuju jalan angan sejuta impian
Mengajarkan tentang arti sebuah kehangatan
Aku menggigil di sekujur tubuhku
Dengan dua kakiku yang goyang menyangga dagu
Tanpa ragu dan banyak tanya menopang tubuhku
Dalam sekejap mataku berkunang, semua di depan tak jelas lagi
Beban berat dimata terasa menyengat nan angkuh
Tubuhku tersiksa oleh rasa yang kian menumpuk dengan
tumpukan yang tak jelas seberapa tinggi akan ditumpuk
Kunjung akan disandingkan dengan datang
Ku jelaskan berulang kali aku tak bisa terbang
Kau terus memaksaku tanpa henti dengan berbagai kata serapah
Kau mulai gerah, “percaya angin?”
Gugup gemetar sempoyongan, mencoba kujawab
Aku tak ubah seperti Dewi Sinta
Yang terus sintar dengan anggunya
Semua tak lagi terasa, ternyata ku tersungkur
Sudah kian lelah bertempur

Bungas, 16 Maret 2018

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close