Salatiga

Mahasiswa UKSW Ulurkan Tangan untuk Ibu Pertiwi

Sejumlah mahasiswa gelar aksi ‘Tangan Ibu untuk Pertiwi’ di halaman depan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Kristen Satya Wacana, jalan Kartini, Salatiga, Sabtu (6/10). Aksi tersebut diinisiasi untuk menggalang dana atas beberapa peristiwa alam yang terjadi di Indonesia belakangan ini. “Awalnya lagi ngobrol-ngobrol di kafe, dan keluar keinginan untuk membantu Indonesia. Sangunya mahasiswa kan gitu-gitu aja kan, maka kita memutuskan untuk keluar. Harapannya masyarakat dapat memberikan bantuan,” terang Ketua Aksi Tangan untuk Ibu Pertiwi, Jeconia.

Jeco menjelaskan bila mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut berasal dari berbagai fakultas, yang ada di Universitas Kristen Satya Wacana. Ada dari Fiskom, Biologi, termasuk sejumlah kelompok etnis. “Dalam acara ini juga diisi oleh band-band dari mahasiswa seperti Lembaga Kemahasiswaan Fiskom, Batak, Ikaoni, Pinaesaan, Perwasus, CS Marching Blek UKSW, Himpar, Porodisa, Ikmasti, Hipma, Ekklesia Madrigal, Rumasulteng, Dimas, dan puncaknya ada penampilan permainan saxophone, dengan membacakan puisi oleh Sejalur Official, yang ingin menjelaskan tentang keadaan Ibu Pertiwi yang sedang membutuhkan topangan,” imbuh Jeco.

Jeco mengungkapkan bahwa aksi ini tidak hanya untuk Palu, namun juga diperuntukkan bagi beberapa peristiwa lainnya di Indonesia. “Seperti Sulawesi Utara, Lombok, Aceh dengan bencana banjir, dan masih ada Ternate, lalu NTB. Kita melihat keadaan Indonesia sedang seperti itu. Nantinya galang dana ini akan dibagi kepada mereka yang membutuhkan,” ucap Jeco.

‘Tangan untuk Ibu Pertiwi’ dibuka pada 3 – 13 Oktober. Dan acara di depan FBS itu merupakan puncak dari aksi donasi terbuka, dimana masyarakat dapat ikut terlibat, serta dapat mengirimkan uang melalui rekening BCA di 013-114-849-5 (atas nama Jeconia). Donatur juga dapat menghubungi nomor telepon 0853-3321-5566 (atas nama Humas Tangan untuk  Ibu Pertiwi, Eka Rassi Esterina Putri).

‘Tangan untuk Ibu Pertiwi’ juga menyebarluaskan info terkini melalui akun Instagram @tangauntukibupertiwi. “Dari kemarin kita dapat info dari teman-teman mahasiwa dari Palu sudah tidak memegang uang sama sekali. Ada sekitar 27 orang, dan untungnya dari pihak kampus memberikan dispensasi. Harapannya, dengan aksi yang dilakukan kita saat ini, dapat meringankan bebannya teman-teman. Dan bila ada berkat lebih, maka akan memberikan untuk masyarakat di sana. Kita hanya punya modal iman dan percaya saja untuk membantu teman-teman. Niatnya baik pasti akan berjalan dengan baik. Seperti perizinan, dukungan, dan bantuan kini terus bertambah,” jelas Jeco.•

Pewarta: Aleixo Alberto Cesar
Redaktur: Galih Agus Saputra

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close