Ulasan

Orris, Biang Parfum Seharga 873 Juta dari Italia

Minyak Orris merupakan biang parfum langka dari Italia. Meski harganya cukup mahal, namun masih banyak orang yang mencari karena kekhasan aromanya.

Aleixo Alberto Cesar

Parfum untuk beberapa orang barangkali adalah salah satu hal yang amat penting. Pasalnya, setiap bepergian, bila dengan bau badan tidak sedap pastinya akan mengganggu kenyamanan. Disamping untuk menghilangkan bau badan, parfum juga dapat digunakan sebagai identitas diri, karena setiap parfum yang ada selalu memiliki aroma yang berbeda. Lalu, bicara soal parfum, baru-baru ini ada kabar tentang parfum langka dari Italia. Harga per kilogramnya mencapai 50.000 Euro atau setara dengan Rp. 873 Juta.

Minyak Orris merupakan biang parfum langka dari Italia. Meski harga parfum ini begitu mahal, namun masih banyak orang yang mencari karena aroma yang khas darinya. Adanya aroma Violet, Raspberry, dan Lada lah yang membuat parfum ini begitu langka.

Kisah parfum langka ini diawali saat pertama kali panen, atau lebih tepatnya di desa San Polo, Italia. Jarak menuju ke desa ini memerlukan waktu 30 menit bila berkendara dari Florence. Wilayah ini dikelilingi lereng yang curam dan terdapat lahan bunga, serta pabrik yang sudah lama berproduksi sekitar dua abad. Iklim yang sedang dan tanah yang berbatu membuat kondisi budidaya yang ideal bagi Orris.

Orris adalah minyak yang terkenal dihasilkan pertanian Pruneti, selain minyak zaitun. Di kawasan Chianti Italia, pada musim semi, bunga-bunga bermekaran dan dimeriahkan dengan diadakannya Festival Iris tahunan. Hasil ekstrak dari Bunga Iris, nantinya akan diekspor ke berbagai penjuru dunia dan nantinya akan dipakai untuk bahan kosmetik, parfum, atau bubuk.

Dalam perawatan dan pengolahan, pertanian Pruneti membuat akar bunga Iris sengaja didiamkan di bawah tanah setidaknya selama empat tahun. Lalu, bila bunga sudah mulai tumbuh, maka petani akan membersihkan ilalang di sekitar bunga. Kemudian apabila telah tiba waktunya, bunga Iris akan dipanen. Saat musim panas merupakan waktu yang tepat untuk memanen, atau lebih tepatnya pada Juni hingga September.

Saat bunga Iris diesktrak dan tidak mengeluarkan bau, proses akan terus berlanjut yaitu dengan rimpang dibersihkan, dikupas, dan petani akan membiarkannya kering dengan dijemur di bawah terik matahari, hingga siap untuk distilasi. Petani memang sengaja membiarkan umbi tetap menempel pada batang, karena bertujuan untuk ditanam kembali.

Rimpang yang telah kering, sangat perlu dijaga agar terhindar dari serangan serangga dan jamur. Bila telah matang, barulah umbi akan mengeluarkan aroma seperti violet, dan fiksatif yang alami, sekaligus secara tidak langsung telah membuat aroma yang keluar menjadi lebih tahan lama.

Penanaman bunga Iris di pertanian Pruneti dilakukan secara tradisional dengan tangan para petani, dan tidak memerlukan alat berat. Itulah sebabnya, mengapa harga dari minyak Orris memiliki kualitas terbaik, dan dibanderol dengan harga mencapai 50.000 Euro. Hal lainnya, agar dapat menghasilkan minyak Orris sebanyak 1 kg, setidaknya memerlukan setengah ton akar bunga Iris. Proses perawatan Orris sendiri memerlukan tenaga yang tidak sedikit, dan proses penanaman yang memakan waktu cukup lama.

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close