Puisi

Pohon

Oleh: Putri Yuniarti

Tinggi menjulang menghadap langit lepas
Tegak bedaru menentramkan
Mengayomi bagai buraksa beringin
Tanpa malu menjelaskan keangkuhan
Kedalaman indra perasa menggoyang tubuh

Cinnamomum menyehatkan
Walau kalbu tetap berharap, merasakan manis atau pahit?
Semua bagaikan bicara tanpa guna
Kokoh berbalut lem dengan bandrol selangit
Tepi kanan-kiri dihiasi sawang
Kejam! seluruhnya termakan zaman

Sebuah semburat meratapi
Menjelaskan tentang kondisi
Memberikan isyarat seperlunya
Tubuhnya polos, terlihat jelas telanjang
Tercium aroma keringat semangat seorang pejuang
Memperjuangkan cinta tanpa batas, hingga menembus tempat tak beruang

Engah liarnya tanggapan mencapai keniscayaan
Ditahan agar tak kunjung dapat jawaban
Tertangkap basah mengungkap bukti
Warna hijau mengusik mata, menggelitik setiap pasang sanubari
Hingga kehadiranya yang mampu menyingsing senyum dikala pagi

Bungas, 26 Februari 2018

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close