Ekonomi Kreatif

Roti John Saudagar Ingin Mendunia

Bisnis roti rumahan menjadi awal rintisannya. Banyaknya tawaran kerjasama yang berdatangan, membuat pemilik kedai Roti John Saudagar ingin mendunia dengan Subway, waralaba roti lapis sebagai inspirasinya.  

Amos Allister

Roti John Saudagar merupakan bisnis makanan yang mengandalkan roti sebagai produk utamanya. Bisnis yang pertama kali dirintis di Semarang itu, kini usianya kurang lebih sudah enam bulan. Diinisasi dua orang sahabat, Yohanes Yosse Pranata dan Pranata Levianto Budi, bisnis roti itu berawal saat salah satu dari mereka yaitu Yosse, ingin melamar kerja di Singapura. Namun, karena satu dan lain hal niat itu akhirnya dibatalkan. Meski demikian, saat masih di Singapura, Yosse melihat makanan yang cukup unik dan dirasa dapat “dibawa” ke Indonesia. “Kok unik ya, kalau misalnya dibawa ke Indonesia bagaimana,” terang Yose, menceritakan pengalamannya.

Kali pertama mencoba berjualan roti di Indonesia, mereka mulai membuka kedai Roti John Saudagar di halaman rumah. Setelah berjalan beberapa bulan, sambutan yang didapat ternyata amat memuaskan. Pesanan semakin bertambah, sehingga membuat Roti John Saudagar lebih mantap melangkahan kaki di kancah bisnis kuliner yang lebih luas.

Roti John Saudagar
Yohanes Yosse Pranata dan Pranata Levianto Budi, kedepannya ingin produknya mendunia, layaknya Subway, waralaba roti lapis dari Amerika (Foto: Dok. Roti John Saudagar).

Selain banyak pesanan, Roti John Saudagar juga menerima banyak tawaran kerja sama untuk membuka cabang. Lebih dari itu, tidak sedikit orang yang menawarkan pendanaan bisnis dan berperan sebagai investor. Kini, Roti John sudah memiliki tiga kedai di Semarang, yaitu di Jalan Gajah Mada No. 138, lalu di Jalan Pusponjolo Selatan No. 1, dan di Jalan Kusumawardani No. H27, Pleburan.

Dari tiga kedai itu, Roti John Saudagar mulai menunjukkan taringnya sebagai pebisnis kuliner yang mapan. Bisnis itu juga mengusung dua konsep yaitu ekonomis, dan mewah. Bahan baku untuk konsep mewah merupakan bahan pilihan terbaik, sedangkan konsep ekonomis menggunakan bahan baku yang berada pada tingkat bawahnya namun tidak mengurangi cita rasa.

Sewajarnya dalam berbisnis, pemilik Roti John Saudagar berharap yang terbaik bagi bisnisnya. Mereka punya rancangan untuk masa depan. “Saya ingin Go Internasional (baca: mendunia). Tahu Subway ya? Saya mau buat Roti John Saudagar menjadi Subway versi Indonesia,” imbuh Yose, saat ditemui di kedainya.•

Redaktur: Galih Agus Saputra

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close