Ulasan

Segudang Prestasi Sri Mulyani

Sri Mulyani dianggap sebagai menteri terbaik di dunia. Apa saja prestasinya?

Aleixo Alberto Cesar

Sri Mulyani Indrawati ialah perempuan kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus1962. Sebelum menjadi menteri, Sri Mulyani dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi, dan sempat mengambil posisi sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sejak Juni 1998. Pada 5 Desember 2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perombakan kabinet, dan kemudian menempatkan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2010) menggantikan Jusuf Anwar.

Pada 5 Mei 2010, Sri Mulyani juga sempat menjadi salah satu dari tiga Direktur Pelaksana Bank Dunia, dimana ia menggantikan Juan Jose Daboub. Selama menjabat, ia bertugas dan mengatur 74 negara di Timur Tengah, Afrika Utara, Karibia, Amerika Selatan, Asia Timur dan Pasifik. Hingga pada 27 Juli 2016, Sri Mulyani diajak oleh Presiden Joko Widodo untuk kembali ke Indonesia untuk menjadi Menteri Keuangan Kabinet Kerja.

Belum genap setahun dirinya menjabat, Sri Mulyani mendapatkan penghargaan sebagai Menteri Keungan Terbaik se-Asia 2017 versi majalah Finance Asia. Penobatan tersebut diberikan karena prestasinya yang berhasil mengurangi target defisit fiskal yang dicemaskan akan menembus 2,5% dari PDB. Sri Mulyani dianggap mampu membenahi sistem perpajakan melalui program pangampunan pajak (Tax Amnesty), dimana pada kenyataannya pembayaran jauh melampui proyeksi Bank Indonesia.

Tak berhenti di situ saja, pada Sabtu (13/10), ia mendapat penghargaan sebagai menteri terbaik tahun 2018 Se-Asia Pasifik Timur. Penganugrahan Finance Minister of the Year East Asia Pacificdiberikan kepadanya karena prestasinya dalam mempertahankan reputasi keuangan Indonesia di tengah kondisi yang bergejolak, namun tetap mampu memberikan kebijakan yang begitu efektif dan kredibel. Saat perekonomian Indonesia menjanjikan peluang yang besar, datang masalah yang begitu darurat bagi Indonesia. Seperti pengumpulan pajak di Indonesia yang menjadi masalah lama yang tak kunjung selesai, namun diwaktu yang bersamaan pemerintah perlu untuk segera membelanjakan uangnya.

Penghargaan itu datang dari majalah Global Markets, yang membahas seputar pasar ekonomi internasional dan telah berkiprah setidaknya selama 30 tahun. Global Markets sendiri telah menjadi salah satu rujukan bagi para pelaku di sektor ekonomi dan keuangan dunia. Bagi majalah Global Markets, Sri Mulyani telah menjawab persoalan tersebut dengan menyelesaikan persoalan akan penunggaan pajak dan kestabilan dalam penyerapan anggaran pemerintah.

Dalam prosesi penyerahan penghargaan itu, Sri Mulyani mengungkapkan bila kebijakan fiskal dan anggaran negara merupakan dua alat fundamental Kementerian Keuangan untuk mengarahkan pembangunan ekonomi, dan harus dapat dipercaya, serta menjadi tulang punggung reformasi kebijakan. Ia juga menambahkan bahwa dengan sinergi dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, reformasi fiskal dapat dipertahankan dalam tiga aspek penting dari anggaran negara Indonesia, yaitu pendapatan, pengeluaran, dan pembiayaan. Semua itu bertujuan untuk membangun anggaran negara yang lebih sehat, penuh kehati-hatian, dan lebih produktif.

Sebelumnya, Sri Mulyani telah mendapatkan penghargaan sebagai Menteri Terbaik Asia 2006 dari Emerging Markets Forum dan majalah Euromoney. Ia turut digadang-gadang sebagai sosok wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia oleh majalah Forbes 2008. Sekaligus dianggap sebagai menteri terbaik dunia pada World Government Summit, di Dubai, Februari 2018 lalu.•

Facebook Comments
Tag

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close